Film

[K-Movie Review] 200 Pounds Beauty: Cantik Adalah Menjadi Diri Sendiri

200-pounds-beauty-2

Directed by: Kim Yong Hwa (김용화)

Screenplay by: Noh Hye Yeong (노혜영)

Genre: Comedy Romance

Release: South Korea, 2006/12/14

Cast:

Kim Ah Joong 김아중 as Kang Hanna/Jenny (강한나/제니)

Joo Jin Mo 주진모 as Han Sang Joon (한상준)

Ji Seo Yun (서윤) as singer Ammy (가수 아미)

Di Korea, operasi plastik mungkin sudah menjadi budaya yang sangat umum. Terutama di dalam industri hiburan. Konon menurut data yang dikeluarkan oleh Korean Medicine Overseas 2010, sebanyak 95 persen orang Korea, baik perempuan maupun laki-laki, telah melakukan operasi plastik, dan diperkirakan hampir 80 persen di antaranya adalah artis-artis dari Korea Selatan. Angka tersebut memang hanya perkiraan saja. Namun yang pasti adalah ketatnya persaingan dalam industri hiburan di Korea, membuat para owner sebuah agensi menuntut kesempurnaan yang terkadang berlebihan kepada artis-artisnya. Bukan hanya dalam hal skill dan talenta, melainkan juga dalam urusan penampilan.

200 Pounds Beauty, sebuah film yang mengangkat tema mengenai operasi plastik. Menceritakan tentang Kang Hanna (Kim Ah Joong), seorang gadis yang memiliki suara merdu yang tak dapat menyalurkan bakatnya untuk menjadi penyanyi sebab dia memiliki berat badan di atas rata-rata. Kang Hanna akhirnya hanya menjadi seorang penyanyi di belakang layar yang mengiringi penyanyi terkenal bernama Ammy (Ji Seo Yun). Ammy adalah seorang gadis cantik, akan tetapi tidak bisa bernyanyi semerdu Hanna. Pihak agensi akhirnya membuat konsep Ammy sebagai idol yang tampil di depan khalayak menyanyikan rekaman suara Hanna secara lipsync.

Pada suatu hari, karena merasa dimanfaatkan oleh Ammy dan Han Sang Joo (Jo Jin Mo), produsernya, Hanna menghilang. Dalam menghilangnya tersebut rupanya dia melakukan operasi plastik. Hanna kemudian kembali lagi sebagai seorang Jenny, dan berhasil debut menjadi penyanyi. Namun, seiring bertambah popularitasnya, membuat Hanna tidak bisa menjadi dirinya sendiri. Dia tidak dapat menemui ayahnya yang berada di rumah sakit jiwa, sebab takut jati dirinya yang sebenarnya akan terbongkar. Terlebih Ammy sudah mulai mencurigainya. Hal ini juga sempat membuat Hanna bertengkar dengan Jung Min, sahabatnya.

Film yang disutradarai oleh Kim Yong Hwa ini rilis pada tahun 2006. Diangkat dari sebuah manga Jepang berjudul Kanna-San, Daiseikou Desu karangan Yumiko Suzuki. Film lama sebenarnya, tapi masih layak untuk ditonton. Selain karena genre komedi romantis yang dikemas dalam sebuah kisah percintaan, persaingan, dan persahabatan, film ini juga memiliki sebuah amanat yang tak boleh dilupakan. Film ini mengajarkan bahwasanya betapapun usaha Hanna untuk mengubah jati dirinya agar dapat menjadi penyanyi, ternyata belum tentu membuatnya bahagia. Maka, sebaiknya kita mensyukuri apa yang telah diberikan oleh-Nya. Sebab, setiap manusia memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Layaknya Hanna yang kurang cantik fisiknya tetapi memiliki bakat menyanyi, dan Ammy yang cantik tapi justru tak bisa bernyanyi. So, just be yourself. 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *