Seni & Budaya · Suka-Suka

Raja Kamehameha

Ketika mendengar kata “kamehameha”, yang terbayang di benak kita mungkin adalah jurus andalan si bocah bernama Goku yang bersama teman-temannya berusaha mengumpulkan tujuh bola ajaib pengabul setiap keinginan yang disebut sebagai Dragon Ball. Namun, tahukan bahwa sesungguhnya Kamehameha itu merupakan nama raja di Hawaii? Ada lima Raja Kamehameha yang pernah memimpin di Hawaii.

Raja Kamehameha I (1758–1819) memerintah sekitar tahun 1782  hingga tahun 1819. Raja yang dikenal juga sebagai King Kamehameha The Great adalah sosok raja yang sangat dicintai oleh masyarakat Hawaii, sebab pada masa pemerintahannya berhasil menjaga perdamaian dan kemakmuran, dengan cara membangun aliansi dengan negara-negara besar di Samudera Pasifik. Dia juga dikenal sebagai pembela nila-nilai tradisional Hawaii, dan salah satu sistem hukum yang dideklarasikannya, mamalahoe, kini menjadi sistem hukum yang dipergunakan di seluruh dunia untuk melindungi hak asasi manusia kaum sipil di dalam peperangan.

kamehameha-1
Raja Kamehameha I

Setelah Raja Kamehameha I meninggal, takhtanya digantikan oleh anaknya, Liholiho (1797–1824), yang kemudian dikenal sebagai Raja Kamehameha II. Liholiho memiliki nama lengkap Kalaninui kua Liholiho i ke kapu ‘Iolani, dan bertambah panjang menjadi Kalani Kalei’aimoku o Kaiwikapu o La’amea i Kauikawekiu Ahilapalapa Keali’i Kauinamoku o Kahekili Kalaninui i Mamao ‘Iolani i Ka Liholiho. Raja Kamehameha II ini hanya memerintah selama 5 tahun 55 hari (20 Mei 1819–14 Juli 1824), sebab ia meninggal di usia yang muda, 27 tahun.

kamehameha-2
Raja Kamehameha II

Raja Kamehameha II kemudian digantikan oleh adiknya, Raja Kamehameha III (1813–1854). Nama lengkapnya adalah Keaweaw’ula Kiwala’o Kauikeaouli Kaleiopapa. Saat naik takhta, namanya menjadi semakin panjang, yaitu Keaweaweula Kiwalao Kauikeaouli Kaleiopapa Kalani Waiakua Kalanikau Iokikilo Kiwalao i ke kapu Kamehameha. Raja Kamehameha III ini menjadi raja Hawaii yang memerintah paling lama, yaitu 29 tahun 192 hari (6 Juni 1825–15 Desember 1854). Selama masa pemerintahannya, Hawaii berubah dari monarki absolut ke monarki konstitusional Kristen, yang bertujuan untuk menyeimbangkan Hawaii dengan modernisasi Barat tanpa melupakan keutuhan negara.

kamehameha-3
Raja Kamehameha III

Takhta berikutnya jatuh kepada Raja Kamehameha IV, yang bernama asli Alexander Iolani Liholiho Keawenui (1834–1863). Pada masa pemerintahannya, dia mengeluarkan pernyataan sikap netral terhadap Perang Saudara Amerika dan melakukan kampanye untuk membatasi ketergantungan Hawaii terhadap Amerika Serikat. Kamehameha IV memerintah selama 8 tahun 323 hari (11 Januari 1855–30 November 1863). Ia meninggal pada usia 29 tahun karena penyakit asma. Takhtanya kemudian digantikan oleh saudaranya, Kamehameha V.

kamehameha-4
Raja Kamehameha IV

Kamehameha V memiliki nama asli Lot Kapuāiwa (1830–1872). Ia berkuasa selama 9 tahun 11 hari (30 November 1863–11 Desember 1872) dan merupakan raja terakhir dari Dinasti Kamehameha. Kamehameha V meninggal pada usia 42 tahun tanpa menunjuk seorang penerus. Maka, sesuai denga tradisi kerajaan, penerusnya kemudian ditunjuk sendiri oleh keluarga kerajaan Hawaii yang masih hidup, yaitu sepupu dari Kamehameha V yang bernama Lunalilo.

kamehameha-5
Raja Kamehameha V

Sampai sekarang, wujud bukti kebesaran Raja Kamehameha ini masih dapat kita saksikan melalui empat patung yang dibangun oleh masyarakat Hawaii untuk mengenang jasa-jasa mereka. Salah satu patung terletak di depan Istana Iolani di pusat Kota Honolulu, sedangkan tiga lainnya berada di Kohala, dekat pusat Kota Hilo dan Washington DC. Patung-patung tersebut menjadi landmark yang terkenal dan dikunjungi banyak wisatawan.

*dari berbagai sumber

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *