Buku

[Book Review] Kenalan dengan Diri Sendiri: 45 Cara Membaca Kepribadian

img_20161004_152253
Gambar diambil dari sini

Penulis: Ade Rakhma Novita Sari & Ayu Larasati

Penyunting: Eista Swaesti

Proofreader: Tristanti

Ilustrator: Enggar Pujana

Penerbit: Trans Idea Publishing

Terbit: 2016

Blurb:

“Sudah tahu belum, kalau kepribadian seseorang bisa terbaca dari kebiasaan serta tingkah lakunya keseharian? Bahkan, tulisan tangan dan rasa es krim favorit pun bisa menunjukkan siapa kamu. Wah!

Penasaran, kan?

Nah, di buku ini ada caranya. Ada 45 cara membaca karakter seseorang melalui kebiasaan, tingkah laku keseharian, hobi, kesukaan, dan banyak lagi. Dengan buku ini, kamu bisa kenalan dengan dirimu sendiri. Bisa juga kamu praktikkan untuk membaca karakter saudara atau teman-temanmu.

Tak hanya itu, buku ini juga dilengkapi dengan teka-teki yang gokil di setiap babnya. Dijamin pasti fun!”

Ini adalah salah satu buku hasil garapan saya di kantor. 😀 *pamer* Dan, seperti yang telah dikemukakan di dalam blurb-nya, buku ini memuat cara-cara membaca kepribadian ditilik dari perilaku keseharian. Total ada 45 contoh kasus sehari-hari dan reaksi yang mungkin berbeda-beda dari setiap orang. Perbedaan reaksi itulah yang kemudian menjadi acuan untuk menentukan karakter seseorang.

Contoh:

Siswa yang memilih tempat duduk paling depan di kelas, dianggap memiliki karakter yang pantang menyerah. Adapun siswa yang memilih tempat duduk di dekat jendela kelas adalah dia yang memiliki imajinasi tinggi dan suka berpikir jauh.

Buku dengan tema sejenis ini barangkali banyak kita temui di pasaran, dan memang sedang digemari. Tapi kalau boleh jujur, sebenarnya saya masih suka heran dengan ilmu psikologi yang semacam ini. Bagaimana bisa kepribadian seseorang dikaitkan dengan merek handphone yang dia pakai. Kalau saya pakai handphone lungsuran dari Kakak, misalnya, trus gimana menilainya tuh? 😀

Tapi, ya sudah, nggak usah meribetkan urusan yang memang tak perlu dibikin ribet. Toh, ini memang ada ilmunya. Dan, buku ini (juga sejenisnya) sebenarnya buat fun aja. Seru-seruan. Bisa senyum-senyum sendiri kalau hasilnya cocok, atau garuk-garuk kepala kalau hasilnya sangat melenceng dari fakta. :p

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *