Jalan-Jalan

Ekspedisi Gembira Loka Zoo: Nggak Kurang Piknik Lagi!

Sehubungan dengan adanya keluhan dari orang-orang kurang piknik, maka sebagai penutupan tahun kemarin teman-teman di Javalitera sepakat mengadakan piknik ke kebun binatang Gembira Loka. Acara tersebut kami beri tajuk “#JavaCeria: Nggak Kurang Piknik Lagi!” 😀 Maafkan kalau namanya agak alay, sengajaaa… biar lucu gitu. Kalau terlalu kaku, nggak seru nanti hidup ini. Hahaha

Pukul 8.30 kami sepakat kumpul di tekape. Meskipun agak ngaret sedikit, tapi yang penting happy. Sebagai informasi, tuh teman-teman saya pada ngajak pasangan dan keluarganya masing-masing. Para bapak ngajak anak istri, Tatik si pengantin baru ngajak suami, Eista ngajak Mas Egi, sementara Rio ngajak bidadari. Kalau saya? Sebagai satu-satunya personel yang jomblosingle happy, saya cukup membawa diri! Wkwkwk *yang penting rimanya tetap i-i-i-i*

p1010679

Inti dari acara ini, selain untuk refreshing dari penatnya pekerjaan, juga untuk menambah keakraban setiap karyawan (meskipun sebenarnya udah akrab juga, sih). Oleh karena itu, selain jalan-jalan (dan foto-foto tentu saja), ada beberapa acara seru-seruan selama piknik itu. Dan, berikut adalah rangkaian acaranya:

Naik kapal

Karena tiket masuk sudah plus tiket naik kapal, jadi acara pertama begitu masuk ke kebun binatang adalah naik kapal bersama. Penginnya naik speed boat, tapi karena ada anak-anak, jadi ya udah cukup kapal yang biasa saja (kayak berani wae naik speed boat). 😀

tchptl5z

Sharing

Tujuan dari sesi sharing ini sih agar kami bisa saling mengenal lebih dalam, tsaah. Di sesi ini, masing-masing dapat kesempatan untuk menceritakan tentang dirinya sendiri, hobi, impiannya, kegelisahan hatinya (halah!), dan sebagainya.

“Satu kata untuk Javalitera?” tanya Mas Pemred ke saya waktu sesi sharing. Agak bingung juga sih jawabnya, penginnya sih jawab “Nggak Mainstream” haha. Tapi, itu kan dua kata. Iya, sepanjang karier saya, Javalitera memang kantor yang paling tidak mainstream. Baik kantornya, suasana kerjanya, dan sebagainya, mwahaha. Namun karena ketidak-mainstream-annya itulah jadinya seru, dan saya betah di sana. Baiklah, kalau begitu, satu kata untuk Javalitera bagi saya adalah: “Betah!”

p1010703
Dari sesi sharing ini, saya jadi tahu kalau terakhir kali Mas Yudan nangis itu waktu akad nikah. Ea~ so sweet… :’)

 Kado silang

Nah, ini yang paling seru. Karena selain bertukar kado, juga ada games-nya. Kesepakatannya, kado silang yang dibawa harus berupa barang (supaya lebih bisa dikenang, kalau makanan kan langsung habis) dengan nominal Rp5.000,- dan dibungkus koran. Di bungkus kadonya, masing-masing menuliskan pertanyaan truth dan tantangan dare. Siapa pun yang ketiban kado itu, nanti wajib menjawab pertanyaan yang ada di bungkus kadonya. Kalau tidak berkenan memilih truth dengan menjawab pertanyaannya (karena emang aneh-aneh sih, pertanyaannya :D), maka boleh memilih dare yaitu melakukan tantangan yang diberikan.

Singkatnya, setelah kado diputar dengan iringan lagu theme song Doraemon, saya ketimpuk kado dengan pertanyaan truth yang … OMG! Ini nih, pertanyaan truth dan tantangan dare buat saya.

p1010707
Dilema, jawab pertanyaan atau nyanyi aja, nih? Hiks…

Isi kadonya apa, tuh, kira-kira? Oke, saya bocorin saja, ya. Saya dapat sendok dan garpu. Benar, sendok dan garpu, Saudara-saudara! Plus komentar semena-mena dari Rio:

“Tuh, Mbak. Sendok sama garpu aja berpasangan, masa kamu enggak?” -___-

 Makan bersama

Sehubungan perut sudah keroncongan, acara selanjutnya adalah makan bersama. Sengaja bawa bekal sendiri-sendiri, biar lebih terasa feel pikniknya. Makan bekal sambil gelar tikar, wkwkwk. Kalau di tempat lain biasanya disediakan nasi kotak, kami bawa bekal sendiri-sendiri. Nah, benar, kan, kata saya. Nggak mainstream! Tapi, keren malahan. 😀

p1010708
Mentang-mentang pengantin baru, makan aja sepiring berdua.

Selanjutnya, acara bebas!

Sempatin dulu foto sama burung merak di Bird Park-nya. 😀

p1010729

Kadang, hidup ini seperti labirin, kita harus menempuh jalan yang berputar-putar terlebih dahulu sebelum sampai kepada yang dicita-citakan. Sebagaimana saya, yang mesti berputar-putar dahulu, galau karier, dan sebagainya. Sebelum akhirnya bertemu dengan teman-teman di Javalitera, yang sejauh ini membuat saya betah.

p1010740

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *