Kpop & Kdrama

[K-Drama Review] Boys Before Flowers: Kisah Cinta Ruwet Jan Di dan Jun Pyo

bbf-poster
Gambar diambil dari ceritakorea.com

Drama ini saya tonton beberapa tahun yang lalu, dan menjadi drama Korea yang paling berkesan dalam hidup saya. Drama yang memberi saya Second Lead Syndrom cukup parah. Tak habis-habis saya baper melihat Ji Hoo Sonbae, meskipun sudah berulang kali menontonnya (sebab memang waktu itu beberapa kali drama ini ditayangkan ulang di televisi). Pada akhirnya, berkat drama ini pulalah titik mula kehidupan saya sebagai Kpopers dan Kdramers dimulai. *bahasanya ketinggian, haha*

Boys Before Flowers atau Boys Over Flowers merupakan drama yang diadaptasi dari manga Jepang yang berjudul Hana Yori Dango. Sebelum Boys Before Flowers, sudah ada versi yang Jepang dan Taiwannya. Bahkan, saking booming-nya drama ini, di Indonesia sendiri waktu itu ikut-ikutan bikin juga tiruannya. Wkwkwk :p

jandi-junpyo
Jan Di dan Jun Pyo
Gambar diambil dari onedaykorea.com

Drama ini menceritakan tentang lika-liku kehidupan cinta Geum Jan Di dan Gu Jun Pyo yang selalu penuh dengan cobaan. Namun berkat kekuatan cinta, akhirnya takdir pun berpihak kepada kelanjutan hubungan mereka berdua. Selain berkisah tentang Jan Di dan Jun Pyo, di dalam drama ini dikisahkan pula tentang kasih tak sampai Yoon Ji Hoo, kisah cinta yang manis nan unyu-unyu dari couple So Yi Jung dan Chu Ga Eul, juga beragam konflik keluarga dan persahabatan.

so-yi-jung-dan-chu-ga-eul
So Yi Jung dan Chu Ga Eul
Gambar diambil dari fanpop.com

Perlu energi ekstra untuk menonton drama ini hingga paripurna. Sebab selain episodenya yang lumayan panjang (25 episode), jalan cerita drama yang satu ini juga lumayan mengobrak-abrik hati dan perasaan. Saya sampai sempat kesal sendiri dengan Jan Di. Kenapa dia tidak memilih Ji Hoo yang tulus dan lebih memilih Jun Pyo yang menyebalkan. Padahal bersama Ji Hoo, barangkali dia tidak akan mengalami kisah cinta yang amat rumit. Tapi, lalu saya sadari bahwa memang Jun Pyo yang lebih cocok untuk Jan Di. Ji Hoo terlalu kalem. Dengan demikian, Ji Hoo cocoknya untuk saya. *ngarep banget*

ji-hoo-jandi
Ji Hoo dan Jan Di
Gambar diambil dari flickr.com

Drama ini mengambil setting di beberapa tempat, yaitu New Caledonia, Macau, dan Jeju Island. Pada pertengahan episode, saya memang agak bosan karena alurnya yang terlalu bertele-tele. Berbeda dengan versi Taiwan yang pernah saya tonton sebelumnya, Meteor Garden. Namun selebihnya, drama ini sangat recommended untuk ditonton.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *