Kuliner · Suka-Suka

Don’t Judge a Food by Its Name

beda nama beda harga
Gambar diambil dari brilio.net

Memang tidak semuanya, akan tetapi hampir kebanyakan cewek yang ketika makan di tempat-tempat nongkrong pasti memilih menu yang namanya lucu-lucu. Saya adalah salah satu di antaranya. Dan, karena kebiasaan itu, saya jadi sering kena zonk. Kadang ekspektasi yang diangankan dari nama menu yang unyu-unyu itu tak sesuai dengan kenyataan yang didapatkan. Pernah suatu kali saya terpikat dengan nama menu “Brokoli Chicken Teriyaki”, akhirnya saya pesan karena sepertinya sedap. Setelah pesanan terhidang di meja, ternyata cuma nasi plus tumis sayur brokoli yang dikasih tetelan ayam dan saus teriyaki. Ya, memang sedap, sih. Tapi, namanya sudah bikin saya berpikir terlalu tinggi.

Nasib saya itu masih lebih baik kalau dibanding dengan nasib kawan saya. Suatu kali, dia mengeluh ketika minuman yang bertitel “Lotta Lovin” pesanannya ternyata hanya semacam jus jambu biji dengan sirop rasa prambors. Lain cerita, kawan saya yang lain curhat ketika dia diminta menerjemahkan menu-menu masakan dengan bahasa Inggris. Ngakak ketika dia bilang menu “Nasi plus Oseng-Oseng Kacang Panjang” jadi “Stir Long Bean with Rice”. Wkwk

Kalau kita amati, penamaan menu-menu itu kebanyakan pakai bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya. Alasannya barangkali karena bahasa-bahasa asing itu dianggap lebih prestise sehingga bisa menaikkan “kelas” dari makanan yang dijual. Pada akhirnya, harga jualnya pun jadi lebih tinggi. Sebut saja, “es teh” yang kita beli di angkringan seharga 1.500, dengan bahan yang sama bisa berubah nama menjadi “ice tea” yang kita beli di restoran seharga 10.000. 😀

Jadi, kalau ada ungkapan “Don’t judge a book by its cover”, maka hal itu seharusnya berlaku juga untuk makanan. Nama menu yang memikat belum tentu rasanya nikmat. Nama menu yang tampak istimewa, bisa jadi makanannya biasa saja. Maka dari itu, selain membaca nama menu yang unyu-unyu, baiknya cermati juga keterangan komposisinya. Supaya tidak kena zonk. Biasanya keterangan itu ada di bawah nama menu, tertulis kecil-kecil. :v

Kalau kepepetnya nggak dikasih keterangan, ya sudah mau gimana lagi. Nggak apa-apa kena zonk sekali-kali. Yang penting sudah usaha untuk meminimalkan kemungkinan kita pesan menu “Deep Fries Fermented Soya Bean with Couple of Chili” yang ternyata maksudnya cuma tempe mendoan dengan cabe rawit dua. Hahaha 😀

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *