Buku

 [Book Review] Momwriter’s Diary: Mengintip Seluk Beluk Kehidupan Ibu-Ibu Penulis

dtinta-1496637430316

Judul: Momwriter’s Diary

Penulis: Dian Kristiani

Penerbit: Bhuana Ilmu Populer

Tebal: 139 halaman

Terbit: Oktober 2014

Kadang, saya ini suka berpikir kejauhan. Masih jomblo begini, saya sudah memikirkan bagaimana nanti kalau sudah jadi ibu rumah tangga. Masih bisa kerja nggak? Kira-kira saya bakalan bosan nggak kalau di rumah terus? Dan semacamnya.

Saya nggak akan memperdebatkan antara working mom dan juga fulltime mom. Karena menurut saya, mau jadi ibu berkarier atau ibu rumah tangga sepenuhnya, kesemuanya itu adalah pilihan yang kondisional dan telah dipikirkan untuk kebaikan bersama. Saya sendiri kalau ditanya kelak mau jadi working mom atau fulltime mom, saya nggak tahu jawabannya, karena belum tahu kondisinya gimana kelak. Yang pasti adalah, saya sedang ingin menyiapkan diri apabila kelak tidak bisa ngantor lagi karena urusan di ranah domestik tidak bisa ditinggalkan. Saya harus punya satu kegiatan sebagai aktualisasi diri, demi menyelamatkan kondisi psikis juga.

Nah, kegiatan semacam itulah yang dari kemarin saya cari-cari tapi nggak ketemu juga. Kawan-kawan saya yang kini jadi fulltime mommy, sebagian besar juga mulai memiliki kegiatan sampingan. Ada yang mengelola online shop, membuka usaha kuliner kecil-kecilan, menjual hasil rajutan, dan lain-lain. Lha, saya ini bisanya apa, ya? Ngurus olshop nggak telaten. Memasak, baru belajar. Merajut… ah, saya merajut asa doang bisanya. Hahaha Ranah yang saya bisa hanya seputar membaca, menulis, dan mengedit. 😀

Sampai akhirnya, saya menemukan buku ini. Momwriter. Sepertinya menarik juga untuk jadi salah satu kegiatan pilihan. Sambil ngurus rumah, sambil menulis. Entah nulis buku, nulis buat dikirim ke media, dan lain-lain. Yang penting tetap bisa aktualisasi diri.

Thanks to Ibu Dian, sungguh menginspirasi. Oh ya, di dalam buku ini termuat seluk-beluk tentang kepenulisan. Mulai dari mengenal outline, sampai memilih mau cari penerbit secara mandiri atau pakai agensi, mengenali agensi yang benar-benar bertanggung jawab “merawat” naskah penulisnya atau yang sekadar tukang forward email. :p Sedikit banyak, apa yang disampaikan dalam buku ini saya sudah tahu sebenarnya. Tapi, tips-tipsnya sangat bagus untuk dipraktikkan.

Gitu saja. Maaf curhatnya kepanjangan. =D

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *