Jalan-Jalan

Candi Kadisoka: Peninggalan Abad Ke-8 yang Terbengkalai

Candi Kadisoka
Candi Kadisoka (sumber: https://www.instagram.com/dtinta/)

Beberapa waktu yang lalu, kawan saya mengajak untuk mengunjungi Candi Kadisoka. Terus terang, sebelumnya saya tidak tahu-menahu tentang candi tersebut. Bahkan, saya baru tahu kalau ada candi yang bernama Kadisoka. Karena saya sangat suka mengunjungi candi-candi sambil kepo sejarah tentangnya, saya pun mengikuti ajakan kawan tersebut.

Candi ini terletak di Jalan Raya Kadisoka, Kadisoko, Purwomartani, Kec. Kalasan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta 55281. Medan yang ditempuh untuk mencapai candi ini cukup merepotkan juga ternyata, haha. Kami harus mblusuk melalui jalan yang sempit dan penuh genangan air, sebab di kiri dan kanan areal candi ini merupakan tempat pemancingan umum.

Setelah berjibaku dengan jalan setapak yang sempit dan becek, kami berhasil mencapai lokasi Candi Kadisoka. Sayang, kami hanya bisa menikmatinya dari luar, sebab pintu pagarnya terkunci dan kami tidak berhasil menemukan petugas yang berjaga di sana. Memang sepertinya candi ini belum dibuka untuk umum dan menjadi objek wisata seperti beberapa candi lainnya yang ada di sekitar wilayah candi ini.

Reaksi pertama saya saat kami tiba di lokasi candi ini adalah … “Mana candinya??” 😀 Kami tidak menemukan bangunan candi sebagaimana umumnya. Yang kami lihat hanyalah sebagian kecil dari batu candi yang masih tertutup tanah di bagian atasnya.

Candi Kadisoka diperkirakan merupakan candi Hindu yang dibangun pada abad ke-8. Konon katanya candi ini memang belum selesai dibangun, kemudian tertutup oleh lahar dingin dari Sungai Kuning. Candi Kadisoka ditemukan kembali pada tahun 2000 oleh seseorang penambang pasir. Kemudian dilakukan penggalian oleh Balai Pelestarian Peninggalan Purbakala pada tahun 2001.

Selain berhasil menemukan sebagian pondasi candi, pada awal penggalian juga ditemukan beberapa benda peninggalan. Seperti, plakat berukiran bunga teratai yang terbuat dari emas serta beberapa batu mulia.

Sayang penggalian candi ini masih terhenti. Sebagian besar dari Candi Kadisoka ini masih tertimbun tanah. Harapannya, sih, bisa terus dilanjutkan. Kemudian Candi Kadisoka menjadi salah satu pilihan objek wisata yang ramai dikunjungi wisatawan seperti candi-candi lainnya yang lebih dahulu terkenal. Semoga.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *