Suka-Suka

Review Suka-Suka Lagu Thousand Years – Christina Perri

Mendengar lagu ini, barangkali yang terbayang di benak kita adalah romantisme cinta segitiga antara Edward Cullen si vampire tampan dan Jacob Black si serigala ganteng yang mencintai seorang gadis yang sama, yaitu Bella Swan. Yap, lagu ini merupakan salah satu lagu yang menjadi soundtrack dari film Twilight. Terlepas dari romantisme yang dihadirkan dalam cerita filmnya, lagu ini juga memiliki potensi untuk membuat siapa pun yang mendengarnya jadi baper massal. Mendengarkan lagu ini, berasa ingin ngupas bawang bombai sambil bersandar di pundak Jacob. #ehh

Edward-jacob-bella-eclipse-movie-photos
Gambar diambil dari http://twilightsaga.wikia.com

Konon, para kritikus musik di Amerika sana juga sangat memuji lagu ini. Baik dari segi vokal Christina Perri yang sangat baik dalam membawakan lagu ini, juga dari lirik yang meskipun terkesan cengeng akan tetapi menimbulkan kesan yang mendalam. Suara Christina Perri yang merdu serta lirik lagu yang penuh haru adalah kekuatan dari lagu ini. Kedua aspek tersebut dapat menimbulkan suasana yang romantis sendu (halah, apaan tuh? 😀 ) dari lagu ini.

Mencermati liriknya, lagu ini bercerita tentang seseorang yang pada akhirnya menemukan tambatan hatinya setelah sekian lama menunggu. Setelah selama ini mencari, dia telah jatuh cinta dan ingin bersama dengan pujaan hatinya selama 1.000 tahun lamanya.

I have died everyday waiting for you / Darling don’t be afraid I have loved you / For a thousand years

Namun, betapapun cintanya, masih ada sedikit kegamangan di hatinya. Ada rasa takut untuk mendekat. Takut membuka hati lalu dia akan tersakiti. Barangkali dulu nih orang ceritanya pernah patah hati, jadi masih trauma buat jatuh cinta lagi. Atau, dia nggak berani mendekati orang yang ditaksirnya karena takut nggak direspons. Lol

How can I love when I’m afraid to fall

Pada akhirnya, dia beranikan diri juga untuk mendekat. Takut keburu gebetan ditikung orang. Wakakak

I will be brave / I will not let anything take away / What’s standing in front of me

Secara keseluruhan, lagu ini sangat puitis, romantis, dan baperable. Kurang baper gimana, di mana-mana yang namanya memendam perasaan suka itu rasanya pasti nyesek dong ya. *jangan curhat Mbak pliz* Ya udah, gitu saja. Mohon maaf bila review ini sangat abal. Sekian dan terima pinangan Jacob Black.